Tidak semua AI diciptakan sama. Di balik hasil visualnya, terdapat perbedaan arsitektur mendasar dalam cara model-model ini memahami bahasa dan merekonstruksi noise.
Analisa Komparatif
- Midjourney v6: Raja estetika. Menggunakan dataset kurasi seni yang berat, menghasilkan gambar dengan nilai artistik tinggi namun kadang 'mengabaikan' detail prompt kompleks demi keindahan.
- DALL-E 3: Raja semantik. Terintegrasi dengan LLM (ChatGPT), ia memahami nuansa bahasa dan posisi objek (spatial awareness) jauh lebih baik dari kompetitor, meski teksturnya kadang terlihat 'plastik'.
- Stable Diffusion XL: Raja kontrol. Open-source, memungkinkan penggunaan ControlNet dan LoRA untuk memanipulasi pose dan gaya secara presisi matematis.
Kesimpulan Teknis
Gunakan DALL-E untuk ilustrasi konsep rumit. Gunakan Midjourney untuk visual branding & fotografi. Gunakan SDXL untuk produksi aset game/film yang butuh konsistensi.