Photography

Kematian DSLR: Mengapa 'Computational Photography' Mengalahkan Fisika Optik

Prev Back to Blog Next
Kematian DSLR: Mengapa 'Computational Photography' Mengalahkan Fisika Optik

Fotografi tradisional bergantung pada hukum fisika: ukuran sensor dan bukaan lensa. Namun, era itu telah berakhir. Kita memasuki era Computational Photography.

Kajian Ilmiah: Image Stacking & Semantic Segmentation

Menurut jurnal IEEE Signal Processing, kamera modern tidak mengambil satu gambar. Mereka mengambil 9-15 frame dalam milidetik (sebelum tombol ditekan) dan menggabungkannya (Image Stacking) untuk mereduksi noise dan meningkatkan dynamic range yang mustahil dicapai optik fisik semata.

AI ISP (Image Signal Processor)

Chipset modern melakukan Semantic Segmentation secara realtime: memisahkan langit, wajah, dan rambut pixel-per-pixel, lalu menerapkan color grading berbeda pada tiap elemen. Fotografer masa depan adalah mereka yang memahami algoritma, bukan hanya ISO dan Shutter Speed.

CONTACT US

Siap mendiskusikan proyek Anda? Hubungi tim ahli Cyber Matrix sekarang juga.

START DISCUSSION